Kartu Pos Fogtown
Satu set kartu pos bagian depan dan belakang dari satu foto lampu jalan berkabut, dengan ilustrasi lampu yang disederhanakan di dalam bingkai perangko.
8177 views
Mulai dengan prompt ini
Satu set kartu pos bagian depan dan belakang dari satu foto lampu jalan berkabut, dengan ilustrasi lampu yang disederhanakan di dalam bingkai perangko.
Coba Kimi DesignDengan menggunakan foto lampu jalan dalam kabut ini, rancang bagian depan dan belakang satu set kartu pos, ditata berdampingan di atas latar belakang putih pudar. Kedua kartu dapat diberi bayangan alas yang sangat tipis, seolah-olah barang kertas asli difoto di atas meja. Di bagian depan, tampilkan foto hingga ke tepi, hanya dengan menambahkan nama tempat rekaan kecil "Fogtown" di salah satu sudut beserta satu baris teks kecil yang serasi. Bagian belakang mengikuti struktur kartu pos klasik: garis pembagi vertikal di tengah; setengah kiri menjadi area menulis dengan dua atau tiga baris pendek yang terbaca seperti pesan pengirim yang belum selesai ditulis; setengah kanan memuat tiga baris alamat, dengan bingkai perangko yang disediakan di sudut kanan atas. Di dalam bingkai perangko, jangan ulangi foto — tempatkan ilustrasi lampu jalan minimalis yang disederhanakan dari gambar asli, dengan tepi perangko bergerigi. Seluruh set hanya menggunakan warna dari foto: abu-abu kehijauan, putih pudar, dan sedikit biru tua. Jangan gunakan jenis huruf dekoratif.
Ganti nama kota
Mengubah nama tempat rekaan dari Fogtown menjadi Mistharbor, selebihnya tetap sama.
Coba Kimi DesignDengan menggunakan foto lampu jalan dalam kabut ini, rancang bagian depan dan belakang satu set kartu pos, ditata berdampingan di atas latar belakang putih pudar. Kedua kartu dapat diberi bayangan alas yang sangat tipis, seolah-olah barang kertas asli difoto di atas meja. Di bagian depan, tampilkan foto hingga ke tepi, hanya dengan menambahkan nama tempat rekaan "Fogtown" di salah satu sudut beserta satu baris teks kecil yang serasi. Bagian belakang mengikuti struktur kartu pos klasik: garis pembagi vertikal di tengah; setengah kiri menjadi area menulis dengan dua atau tiga baris pendek yang terbaca seperti pesan pengirim yang belum selesai ditulis; setengah kanan memuat tiga baris alamat, dengan bingkai perangko yang disediakan di sudut kanan atas. Di dalam bingkai perangko, jangan ulangi foto — tempatkan ilustrasi lampu jalan minimalis yang disederhanakan dari gambar asli, dengan tepi perangko bergerigi. Seluruh set hanya menggunakan warna dari foto: abu-abu kehijauan, putih pudar, dan sedikit biru tua. Jangan gunakan jenis huruf dekoratif.
Tambahkan satu baris alamat
Mengubah bagian belakang dari tiga menjadi empat baris alamat, selebihnya tetap sama.
Coba Kimi DesignDengan menggunakan foto lampu jalan dalam kabut ini, rancang bagian depan dan belakang satu set kartu pos, ditata berdampingan di atas latar belakang putih pudar. Kedua kartu dapat diberi bayangan alas yang sangat tipis, seolah-olah barang kertas asli difoto di atas meja. Di bagian depan, tampilkan foto hingga ke tepi, hanya dengan menambahkan nama tempat rekaan kecil "Fogtown" di salah satu sudut beserta satu baris teks kecil yang serasi. Bagian belakang mengikuti struktur kartu pos klasik: garis pembagi vertikal di tengah; setengah kiri menjadi area menulis dengan dua atau tiga baris pendek yang terbaca seperti pesan pengirim yang belum selesai ditulis; bagian kanan memuat tiga baris alamat, dengan bingkai perangko yang disediakan di sudut kanan atas. Di dalam bingkai perangko, jangan ulangi foto — tempatkan ilustrasi lampu jalan minimalis yang disederhanakan dari gambar asli, dengan tepi perangko bergerigi. Seluruh set hanya menggunakan warna dari foto: abu-abu kehijauan, putih pudar, dan sedikit biru tua. Jangan gunakan jenis huruf dekoratif.
Ubah meja menjadi abu-abu
Mengubah permukaan latar dari putih pudar menjadi abu-abu pucat, selebihnya tetap sama.
Coba Kimi DesignDengan menggunakan foto lampu jalan dalam kabut ini, rancang bagian depan dan belakang satu set kartu pos, ditata berdampingan di atas latar belakang putih pudar. Kedua kartu dapat diberi bayangan alas yang sangat tipis, seolah-olah barang kertas asli difoto di atas meja. Di bagian depan, tampilkan foto hingga ke tepi, hanya dengan menambahkan nama tempat rekaan kecil "Fogtown" di salah satu sudut beserta satu baris teks kecil yang serasi. Bagian belakang mengikuti struktur kartu pos klasik: garis pembagi vertikal di tengah; setengah kiri menjadi area menulis dengan dua atau tiga baris pendek yang terbaca seperti pesan pengirim yang belum selesai ditulis; setengah kanan memuat tiga baris alamat, dengan bingkai perangko yang disediakan di sudut kanan atas. Di dalam bingkai perangko, jangan ulangi foto — tempatkan ilustrasi lampu jalan minimalis yang disederhanakan dari gambar asli, dengan tepi perangko bergerigi. Seluruh set hanya menggunakan warna dari foto: abu-abu kehijauan, putih pudar, dan sedikit biru tua. Jangan gunakan jenis huruf dekoratif.