Penguraian Gerak Parabola

Ilustrasi fisika SMA yang menguraikan gerak parabola menjadi gerak horizontal beraturan dan jatuh bebas vertikal dengan posisi stroboskopik.

Ilustrasi fisika tentang gerak parabola dengan lintasan stroboskopik, panah kecepatan, dan tabel data untuk 0,1–0,4 detik.
Mulai dengan prompt ini

Ilustrasi fisika SMA yang menguraikan gerak parabola menjadi gerak horizontal beraturan dan jatuh bebas vertikal dengan posisi stroboskopik.

Coba Kimi Design
Buat ilustrasi pembelajaran fisika SMA berorientasi lanskap dengan rasio 4:3 berjudul "Penguraian Gerak Parabola: Gerak Horizontal Beraturan, Jatuh Bebas Vertikal." Gunakan lintasan stroboskopik untuk menunjukkan posisi pada selang waktu yang sama: proyeksi horizontal berjarak sama, dengan jarak vertikal yang meningkat dalam rasio 1, 3, 5, 7; gambarkan komponen kecepatan dan kecepatan resultan pada dua titik, serta sertakan tabel data nilai perpindahan dan kecepatan untuk 0,1–0,4 detik.

Latar kertas putih gading hangat dengan sumbu dan lintasan hitam arang; gunakan biru ultramarine untuk semua panah kecepatan, baik komponen maupun resultan, serta garis tepi abu-abu sangat muda untuk tabel data. Sejajarkan kurva, panah kecepatan, rumus, dan tabel data pada satu garis dasar; komposisinya harus tampak seperti halaman penjelasan kelas dalam jurnal ilmiah — presisi, tidak berlebihan, dengan titik fokus yang jelas.
Ubah warna panah kecepatan menjadi merah kirmizi

Mengubah semua panah kecepatan dari biru ultramarine menjadi merah kirmizi; sumbu dan lintasan tetap sama.

Coba Kimi Design
Buat ilustrasi pembelajaran fisika SMA berorientasi lanskap dengan rasio 4:3 berjudul "Penguraian Gerak Parabola: Gerak Horizontal Beraturan, Jatuh Bebas Vertikal." Gunakan lintasan stroboskopik untuk menunjukkan posisi pada selang waktu yang sama: proyeksi horizontal berjarak sama, dengan jarak vertikal yang meningkat dalam rasio 1, 3, 5, 7; gambarkan komponen kecepatan dan kecepatan resultan pada dua titik, serta sertakan tabel data nilai perpindahan dan kecepatan untuk 0,1–0,4 detik.

Latar kertas putih gading hangat dengan sumbu dan lintasan hitam arang; gunakan biru ultramarine untuk semua panah kecepatan, baik komponen maupun resultan, serta garis tepi abu-abu sangat muda untuk tabel data. Sejajarkan kurva, panah kecepatan, rumus, dan tabel data pada satu garis dasar; komposisinya harus tampak seperti halaman penjelasan kelas dalam jurnal ilmiah — presisi, tidak berlebihan, dengan titik fokus yang jelas.
Perpanjang tabel data

Memperpanjang tabel data dari 0,1–0,4 detik menjadi 0,1–0,5 detik; lintasan tetap sama.

Coba Kimi Design
Buat ilustrasi pembelajaran fisika SMA berorientasi lanskap dengan rasio 4:3 berjudul "Penguraian Gerak Parabola: Gerak Horizontal Beraturan, Jatuh Bebas Vertikal." Gunakan lintasan stroboskopik untuk menunjukkan posisi pada selang waktu yang sama: proyeksi horizontal berjarak sama, dengan jarak vertikal yang meningkat dalam rasio 1, 3, 5, 7; gambarkan komponen kecepatan dan kecepatan resultan pada dua titik, serta sertakan tabel data nilai perpindahan dan kecepatan untuk 0,1–0,4 detik.

Latar kertas putih gading hangat dengan sumbu dan lintasan hitam arang; gunakan biru ultramarine untuk semua panah kecepatan, baik komponen maupun resultan, serta garis tepi abu-abu sangat muda untuk tabel data. Sejajarkan kurva, panah kecepatan, rumus, dan tabel data pada satu garis dasar; komposisinya harus tampak seperti halaman penjelasan kelas dalam jurnal ilmiah — presisi, tidak berlebihan, dengan titik fokus yang jelas.
Ubah gaya menjadi halaman buku catatan

Mengubah referensi dari halaman jurnal ilmiah menjadi kertas buku catatan berpetak; kontennya tetap sama.

Coba Kimi Design
Buat ilustrasi pembelajaran fisika SMA berorientasi lanskap dengan rasio 4:3 berjudul "Penguraian Gerak Parabola: Gerak Horizontal Beraturan, Jatuh Bebas Vertikal." Gunakan lintasan stroboskopik untuk menunjukkan posisi pada selang waktu yang sama: proyeksi horizontal berjarak sama, dengan jarak vertikal yang meningkat dalam rasio 1, 3, 5, 7; gambarkan komponen kecepatan dan kecepatan resultan pada dua titik, serta sertakan tabel data nilai perpindahan dan kecepatan untuk 0,1–0,4 detik.

Latar kertas putih gading hangat dengan sumbu dan lintasan hitam arang; gunakan biru ultramarine untuk semua panah kecepatan, baik komponen maupun resultan, serta garis tepi abu-abu sangat muda untuk tabel data. Sejajarkan kurva, panah kecepatan, rumus, dan tabel data pada satu garis dasar; komposisinya harus tampak seperti halaman penjelasan kelas dalam jurnal ilmiah — presisi, tidak berlebihan, dengan titik fokus yang jelas.